Masjid menjadi Bagian Penting di Jerman

Jerman negara yang merupakan negara dengan posisi ekonomi dan politik yang sangat penting di Eropa. Jerman, negara dengan penduduk beragama islam mencapai sedikitnya 4 juta jiwa, masjid Al Falah di kota berlin adalah satu-satunya yang dikembangkan oleh orang Indonesia di ibukota Negara Jerman. Bangunan ini mungkin satu-satunya masjid yang murni dikelola oleh kaum muslimin Indonesia di negara Jerman, lengkap dengan bangunan fisik dan berbagai kegiatannya. Sekitar tahun 1988, sekelompok muslimin Indonesia di Jerman Barat yang tergabung dalam PPME, memutuskan untuk menyewa sebuah rumah tinggal untuk dijadikan masjid sekaligus pusat kegiatan organisasi mereka. Mulai awal tahun 2007, msajid Al Falah tidak lagi dikelola oleh PPME melainkan dibawah organisasi yang dibentuk oleh masyarakat muslim Indonesia di Berlin dengan nama: Indonesisches Weisheitsund Kulturzentrum ( Pusat Kearifan dan Budaya Indonesia ). Selain warga muslim Indonesia, pembangunan masjid di Jerman juga banhyak diprakarsai oleh warga Jerman itu sendiri yang keturunan Turki, fakta tentang Islam di Jerman lebih dikarenakan oleh warga Jerman keturunan Turki. Pada Oktober 2009, warga muslim Jerman kembali membukakan masjid-masjid yang dikelola oleh mereka untuk diziarahi oleh para pengunjung non-Muslim. Ini dilakukan dengan tujuan untuk lebih mengenal Islam secara luas ke rakyat Jerman itu sendiri dan Eropa. Kegiatan dibukanya masjid-masjid Jerman secara umum ini telah dimulai sejak tahun 1997, tepatnya pada 3 Oktober, yang juga hari bersatunya Jerman ( antara blok Barat dan Timur ). Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dan instruksi langsung dari Majelis Tinggi umat Muslim Jerman. Majelis sengaja menetapkan tanggal 3 Oktober untuk membuka masjid-masjid tersebut sebagai bentuk apresiasi Islam terhadap antar-peradaban, budaya, dan antar-umat beragama. Para pengunjung yang memasuki masjid-masjid itu bukan sekedar menikmati keindahan arsitektur Islam, kedamaian rumah ibadah Allah, tetapi juga suguhan-suguhan keislaman lainnya, utamanya tentang kebudayaan, peradaban, dan keagamaan. Diperkirakan, waktu itu lebih dari 50 ribu pengunjung non-Muslim mengunjungi masjid-masjid tersebut, serta mendapatkan pengetahuan yang lebih tentang Islam dan peradabannya. Di Jerman, Islam menjadi agama terbesar kedua. Saat ini, terdapat lebih dari 2500 masjid yang berdiri di seantero Jerman, ungkap Angela Merkel seorang Kanselir Jerman.

Dikutip dari Harian Umum “SUARA KARYA” SENIN, 20 SEPTEMBER 2010-Nomor 13092 Th. XXXIX Hal 2

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s