AYO BERKOPERASI

Berkoperasi sebenarnya berprinsip tanpa adanya paksaan dan dilakukan dengan sukarela, sesuai kebutuhan kita untuk berkoperasi. Koperasi sebenarnya penting bagi masyarakat di Indonesia tapi bagi masyarakat awam di Indonesia yang masih menganggap koperasi dengan pandangan sebelah mata dan belum banyak memahami tentang keuntungan dan manfaat koperasi karena kurangnya minat masyarakat untuk mengikuti pengenalan dan seminar-seminar yang diadakan disetiap kelurahan. Dilihat dari data statistik koperasi di situs International Cooperative Alliance (ICA:www.ica.coop) yang merupakan induk gerakan koperasi di dunia perkoperasian di luar negara Indonesia ternyata kondisinya bertolak belakang dengan kondisi koperasi di negara kita.

  • Di Argentina, terdapat lebih dari 17.941 komunitas koperasi dengan jumlah anggota mencapai 9,1 juta orang.
  • Di Belgia, terdapat 29.933 komunitas koperasi di 2001.
  • Di Kanada, empat dari sepuluh warga negara Kanada adalah anggota dari minimal satu koperasi . Bahkan di Quebec (salah satu propinsi terbesar di Kanada), tidak kurang dari 70% penduduknya merupakan anggota koperasi , sementara di Propinsi Saskatchewan terdapat 56% penduduk yang menjadi anggota koperasi .
  • Di Kolombia, data tahun 2005 menyebutkan bahwa lebih dari 3,3 juta orang menjadi anggota koperasi atau 8,01 % dari jumlah populasi penduduk Kolombia.
  • Di Kosta Rika Amerika Tengah, terhitung lebih dari 10% populasi penduduknya adalah anggota koperasi .
  • Di Finlandia, S-Group (salah satu bentuk Koperasi dan usaha bersama) mempunyai anggota individu sejumlah 1.468.572, di mana hal ini merepresentasikan 62 % rumah tangga penduduk Finlandia.
  • Di Jerman, terdapat 20 juta orang yang menjadi anggota koperasi. 1 dari 4 orang di Jerman adalah anggota koperasi.
  • Di Jepang, 1 dari setiap 3 keluarga adalah anggota koperasi .
  • Di Kenya Afrika, 1 dari 5 orang adalah anggota koperasi atau 5,9 juta dan 20 juta masyarakat Kenya secara langsung maupun tidak langsung menggantungkan hidupnya dari gerakan koperasi .
  • Di India, lebih dari 239 juta orang adalah anggota koperasi .
  • Di Malaysia 5,9 juta orang atau 24 % dari total jumlah penduduk Malaysia adalah anggota koperasi .
  • Di New Zealand, 40 % dari poulasi penduduk dewasa 40% adalah anggota koperasi dan usaha bersama.
  • Di Singapura, 50 % dari jumlah penduduk Singapura (1,6 juta orang) adalah anggota koperasi .
  • Di Amerika Serikat yang merupakan negara nenek moyangnya kapitalis, 4 dari 10 individu adalah anggota koperasi (25 %).
  • Bagaimana dengan di Indonesia? Sampai dengan tahun 2006, Kementrian Negara Koperasi dan UKM mencatat 27.776.133 orang di Indonesia adalah anggota koperasi

Mengapa di Indonesia, koperasi yang dikatakan sebagai sokoguru perekonomian di Indonesia kita justru belum bisa berbuat banyak? sedangkan, koperasi di berbagai belahan penjuru dunia selain di Indonesia, ternyata justru berperan penting dan sangat signifikan dalam menumbuhkan perekonomian suatu negara, sekaligus dapat menambah kesejahteraan masyarakatnya. sangat ironis bila bisa dilihat dalam daftar 300 koperasi terbaik di seluruh dunia yang dicatat oleh ICA General Assembly ICA Oktober 2007 di Singapura, di mana delegasi koperasi dari Indonesia belum ada satu pun yang berhasil masuk dalam daftar koperasi terbaik. Kondisi ini berbanding terbalik dengan negeri kapitalis Amerika Serikat, di mana koperasi di Amerika Serikat justru menjadi penyumbang delegasi terbanyak dalam 300 koperasi terbaik versi ICA dengan jumlah 67 Koperasi. Karena itu menjadi tugas bersama bagi kita semua di Indonesia untuk  bersama-sama meniatkan hati dan membangun perekonomian negeri ini dengan cara berkoperasi, karena koperasi adalah badan usaha yang paling sesuai dan dengan nilai-nilai bangsa. Untuk itu harus ada komitmen yang kuat dari semua masyarakat Indonesia terutama para pemimpin, untuk bisa memajukan kembali koperasi sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa. Mari kita bergandeng tangan untuk memulai berkoperasi, yang sudah menjadi cita-cita bangsa kita sejak lama.

dikutip dari ” http://makhrisyafrisal.wordpress.com/2010/05/05/mengapa-ragu-berkoperasi/

sumber ” http://jurnal.diskopjatim.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=81:mimbar–mengapa-ragu-berkoperasi-

 

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke AYO BERKOPERASI

  1. Ping balik: Claudiapaskah's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s